Pemerataan pembangunan diindonesia ternyata belum sepenuhnya merata secara menyeluruh, tidak hanya daerah terpencil diluar pulau jawa namun ternyata dipulau jawa itu sendiri pembangunan insfrastruktur jalan yang menghubungkan antar daerah belum sepenuhnya terrealisasikan bahkan kondisi jalan sangat - sangat memprihatinkan dan dapat membahayakan keselamatan pengendara yang melintasi jalur tersebut.


Kantor Kec. Cilebak Kabupaten Kuningan



Adalah kecamatan cilebak kabupaten kuningan jawa barat, daerah yang dahulunya memiliki hutan yang lebat, hijau, rindang dan indah kini kondisinya sangat memprihatinkan. Tidak hanya kondisi hutan yang gundul karena perluasan ladang pertanian dan penggundulan hutan yang tidak terkendali namun kondisi jalan yang sangat - sangat mengerikan dan membahayakan pengendara. Kondisi jalan yang berbatuan sisa pengaspalan yang sebelumnya habis terkikis air hujan menyebabkan kondisi jalan seperti sungai yang kering.


 

Jalan Yang Terletak Di Dusun Burujulan



Kondisi Jalan Di Desa Cilebak Tepat Di Bawah Puskesmas Kecamatan Cilebak.


 

Kondisi Jalan Jalur ke dan dari kantor kecamatan cilebak (Arah Desa Gardu / Batu Karut)


 

Konsisi Jalan Dusun Burujulan Dekat Sungai Yang Ke Arah Puskesman Cilebak


 



Meskipun Kondisi Jalan Membahayakan Namun Kegiatan Perekonomian Masyarakat Setempat Tetap Berjalan Normal



Suasana Mobil Pickup Mogok Tepat ditanjakan menuju puncak gunung paranje / pal dari arah kecamatan cilebak (burujulan) menuju kecamatan ciwaru.


 


 

Kondisi Jalan Menuju Dusun Kayumanis Seperti Sungai Kering Tepat Di Dusun Suka Asih. Dusun ini dulunya tempat pengungsian dari korban longsor di dusun cikaso dan dusun cimulya.


 

Belokan yang curam ditambah kondisi jalan membahayakan dipenuhi bebatuan dan tepa didepannya adalah jurang (perkebunan penduduk dusun kayumanis)


 

Tepat dibelokan curam ada mobil melintas.


Laporan dari masyarakat setempat menyebutkan bahwa untuk kondisi hutan yang gundul disebabkan karena penebangan oleh masyarakat setempat atas permintaan dari dinas kehutanan. Yang nantinya hutan tersebut akan dijadikan ladang sekaligus dijadikan lahan untuk  penanaman pohon pinus. Padahal yang penulis merasakan pohon pinus itu akan menghambat pertumbuhan tanaman yang ada dibawah sekitar pohon, tidak hanya itu pohon pinus akan mengkerdilkan sungai sungai sehingga air tanah akan mengalami kekurangan karena tingkat penyerapan air dari air hujan akan tersedot oleh pohon pinus ini sehingga jika terjadi musim kemarau yang lama akan menyebabkan ketidak tersediaanya air dalam tanah dan masyarakat sekitar hutan atau lahan tersebut akan mengalami kekeringan dan kekurangan air.



Akibat Penggundulan Hutan Tepat Dibawah Dusun Baru (Dusun Cimulya) Kekeringan Pun Terjadi Di Sawah Sawah.


 Parahnya lagi setelah beberapa tahun penggundulan hutan ini dilakukan, pemerintah setempat (Pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten) sepertinya tidak memperhatikan dan cenderung  acuh tak acuh. Hutan gundul ini ada di daerah Gunung Pal / Paranje yang secara administratif berada diwilayah desa Patala, Bangbayang dan Desa Burujulan Kecamatan Cilebak Kabupaten Kuningan.


Dari penggundulan hutan ini tidak hanya merusak kondisi hutan dan perairan desa namun merusak insfrastruktur jalan penghubung antar kecamatan cilebak dan kecamatan ciwaru. Hal ini disebabkan adanya kendaraan yang mengangkut kayu dan melebihi muat jalan aspal.  Sebenarnya umur jalan ini tidak sampai setahun karena sebelumnya sudah dilakukan perbaikan namun perbaikan tersebut tidak maksimal karena kondisi tektur tanah dan kondisi jalan menanjak ditambah lagi kualitas pengaspalan yang jauh dari standar (entah emang kekuranagn dana untuk pembangunannya ataupun mungkin dikorupsi oleh pejabat) sehingga menyebabkan umur jalan ini tidak lama.


Melalui postingan ini saya atas nama rakyat setempat (karena saya asli orang didaerah ini) meminta, memohon, dan menuntut hak kami sebagai rakyat yang berhak mendapatkan pembangunan dan perhatian dari Kabupaten Kuningan provinsi Jawa Barat dan umumnya dari pemerintah Indonesia agar kami yang terpencil dan jauh dari akses diperhatikan. Tolong perbaiki jalan penghubung yang telah kami tampilkan diatas disegerakan karena jika tidak maka perkembangan dan kelancaran perekonomian kami akan terhambat.


Dinas Kehutanan dan lembaga konservasi alam dan hutan untuk bisa meninjau dan memberikan pengarahan kepada pejabat kehutanan setempat kami serta kepada masyarakat agar penggundulan hutan jangan dilakukan kembali. Karena kami tidak akan berbuat jika tidak ada instruksi dari oknum yang menginginkan keuntungan dari penggundulan hutan ini.


Tolong Bapak Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda dan Gubernur Jawa Barat Bapak Heriyawan Serta Para Wakil Rakyat DPRD Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Indonesia Perhatikanlah Kami Masyarakat Terpencil

Post a Comment

 
Top